Hai.. selamat datang di blog Saya. Ini hanya tempat saya cerita, berolahraga jari, sarana berlatih menulis, dan menyebarkan energi yang didapatkan dari setiap 'Matahari' yang saya temui setiap hari. Terima kasih sudah mampir ya.. =) Salam, Jefrin Goeltome

Musik Galery

Saturday, July 23, 2011

Efek Psikologis Akibat Merokok

TwitThis

Dampak kesehatan fisik dari merokok sudah diketahui oleh banyak orang, namun efek psikologis kecanduan rokok jarang dibahas. Sebenarnya, efek psikologis kecanduan rokok pada umumnya jauh lebih sulit untuk diatasi. Berikut beberapa efek psikologis yang sering muncul pada para perokok:
Pertama, efek merokok secara psikologis adalah menimbulkan ketagihan atau kecanduan pada perokok itu sendiri. Perokok akan menjadi tidak tenang jika tidak menghisap rokok dalam waktu tertentu. Kecanduan rokok adalah hal yang termasuk ke dalam efek psikologis karena terjadi dari alam bawah sadar perokok itu.
Selanjutnya, efek kecanduan rokok tadi akan berakibat pada penambahan jumlah konsumsi rokok yang lebih banyak dari biasanya. Hal ini tentu akan mempertinggi kadar nikotin dalam paru-paru perokok. Bahkan walaupun perokok telah menyadari hal itu, ia akan sangat susah untuk mengurangi jumlah rokok yang dikonsumsinya. Akhirnya perokok akan menjadi tergantung dengan rokok. Efek psikologisnya adalah ketika ia tidak dapat memenuhi kebutuhan terhadap rokok, ia akan menjadi susah berpikir dan tidak dapat berkonsentrasi.
Efek merokok dalam hal psikologis yang ketiga, ketika perokok sudah tergantung dengan rokok maka dia akan menjadikan rokok sebagai segala-galanya dalam hidupnya. Ia merasa tidak bisa hidup tanpa rokok. Bahkan rasa cintanya terhadap rokok melebihi rasa cintanya terhadapa kesehatan dirinya sendiri.
Keempat, jika dibiarkan dalam waktu lama efek psikologis yang paling parah adalah menurunnya kemampuan berpikir dan psikomotorik. Ketika kemampuan berpikir dan psikomotorik seseorang sudah berkurang dia tidak akan bisa melakukan tanggung jawab seperti biasanya. Biasanya produktivitas mereka di tempat kerja akan menurun. Akhirnya si perokok akan menjadi depresi dengan dengan dirinya sendiri.
Terakhir, secara tidak langsung efek fisik dari merokok dapat menimbulkan efek psikologis kepada perokok itu sendiri. Ketika beberapa organ tubuh mulai rusak, si perokok akan mulai menyadari bahwa hidupnya tidak akan seperti dulu. Ia merasa sangat dekat dengan kematian. Akibatnya pikirannya menjadi tidak tenang dan juga memperparah kondisi penyakitnya.

Berikut pengaruh pecandu rokok wanita dan Akibatnya menurut Dr.specialis Jakarta,Dr.Tricia dewi Angreni.SpOG. :
Perempuan yang merokok,akan lebih cepat memasuki masa menopause sehingga komplikasi gangguan yang menyertai menopause seperti osteoporosis juga akan lebih dini mereka alami.

“Tampilan fisik seperti tekstur kulit, binaran mata, suara dan nafas pun akan lebih buruk jika merokok,” katanya. Dia menjelaskan pula bahwa kebiasaan merokok mempengaruhi kehamilan dan kelahiran bayi serta pertumbuhannya.

Gangguan yang terjadi pada masa kehamilan, kata dia, biasanya berupa hambatan pertumbuhan janin karena kurangnya pasokan nutrisi dan oksigen akibat kerusakan pembuluh darah.

“Karena nikotin menyebabkan kerusakan pembuluh darah yang mengalirkan nutrisi dan oksigen ke janin,” katanya.

Menurut dia, kebiasaan merokok juga menyebabkan respon indung telur terhadap hormon terganggu sehingga setelah fertilisasi terjadi janin berisiko tidak bisa menempel di tempat yang seharusnya, menyebabkan kehamilan di luar rahim yang berisiko berakhir dengan keguguran spontan.

“Rokok juga meningkatkan risiko ketuban pecah dini, kelahiran dengan cacat bawaan, serta gangguan pernafasan dan asma pada bayi yang dilahirkan,” 

0 komentar:

Post a Comment

Silahkan Tnggalkan Komentar Anda

 

Tentang saya

Easy Blog Trick

Twitter Blog Templates © Copyright by Catatan Bang Goeltom | Template by BloggerTemplates | Blog Trick at Blog-HowToTricks