Hai.. selamat datang di blog Saya. Ini hanya tempat saya cerita, berolahraga jari, sarana berlatih menulis, dan menyebarkan energi yang didapatkan dari setiap 'Matahari' yang saya temui setiap hari. Terima kasih sudah mampir ya.. =) Salam, Jefrin Goeltome
Get Gifs at CodemySpace.com
Photobucket

Musik Galery

Showing posts with label Puisi. Show all posts
Showing posts with label Puisi. Show all posts

Aku Akan Bersama Mu Angan

0 komentar
TwitThis
Ketika ku berjalan dalam lambatnya langkah
Terusik ku dengan segenap risau pikiran
Melangkah tak pasti ku dapati
Bersama asa yang kian tak menentu

Di manakah dia segenap angan yang ku cari
jauh langkah ku selusuri
Letih ku mencari.......

Apa dia bersembunyi di balik impian
Berselubung di hati ini
Apakah kebodohanku tidak mengetahui keberadaannya

Tak ada sedikit pun aku mengeluh akan diri ini
Tapi nasib ini menuntut ku menggapai angan
Merubah Angan gapai impian

Hingga aku tak lagi sibuk mencari keberadaan nya
Karena dia hadir menyambut tekad untuk berubah
Tak ada putus asa menghalangi
walau rintang menusuk langkah menuju angan...

Angan aku akan membelai mu indah dengan segala
Daya upaya ku
Walau perih , sakit ku rasa kan untuk mewujudkan mu..

Perpisahan

0 komentar
TwitThis
Titik-titik air mataku mengalir deras tak terbendung
Ketika lengan sentuhkan pensil untuk sebuah kertas
tercoret tulisan puitis,
"Taukah kau isi hatiku",,,?
Pernahkah kau pikirkan aku,,,?

Hingga tegamu lari dan berpaling dari pengharapanku
Dengan alasan cinta, walu untuk cinta,
kau tak pernah mau menyapa
lewat goresan tinta merah
kau buat puisi indah untukku
Puisi perpisahan...

hiasan kesendirian

0 komentar
TwitThis



tahukah kamu ... ???
rangkaian kata-kata itu sudah menjadi untaian bunga di pusaraku nanti ... menemani ku ... hangati gigil senduku yang samar karena riuhnya sebuah kecemasan ... ketika lemah layaknya kesunyian yang kusandingkan bersama indahnya tutur sapa wajah kekasih ...
...
indah memang ... namun tetap kubanggakan sebagai hiasan kesendirian ...
...
aku limbung ...
sambut aku ...
ajari aku, bagaimana mengeja nafas-nafas yang tertahan oleh ludah ...
ajari aku, bagaimana membaca kenangan selagi rapuh ...
selagi kesejukkannya sudah kuhisap habis ...
...
indah memang ... namun tetap kubanggakan sebagai hiasan kesendirian ...

ketika aku memilih membungkam diam

0 komentar
TwitThis
...

Kenanglah aku …
ketika waktu ataupun cintaku tidak cukup untukmu …
Apakah sudah tiba diakhirku …
Sudah sampai di dipesisir kematian yang berjejal …
Berjejal sebab peluh dan kenangan …
Aku larut didalamnya …
Didalam ruang kekhawatiran dan keterbatasan logika …
Gerangan apa lagu itu begitu sendu mengadu …
Lagu yang dulu pernah mencumbui lingkar senyummu …
Yang senandungnya dahulu begitu legamnya …
Menusuk barisan tulang rusuk …
Sama seperti dahulu …
Aku kagum padamu, duhai jiwa pemilik pesona …
Sesosok jiwa yang mampu menghancurkan sebongkah bisu …
Pemilik jiwa yang sanggpu menerjemahkan rinai tawa …
Namun, ketika kedua sudut matamu berbahasa …
Adalah aku yang hilang pikiran dan  kewarasan …
Sama seperti dahulu …
Bisa apa aku tanpa nafasmu …
Tetapi …
Waktu sudah tiba gerbang jingga yang begitu perkasa …
Menggalahkan setumpuk alasan yang kuhadiahkan untuk pemilik airmata …
Hingga tak ada dalihku seperti kumpulan srigala-srigala lapar …
Inilah akhirku …
Akhir, …
Ketika aku memilih membungkam diam ‘tuk tidak mengatakan …

Aku kalah Bu

0 komentar
TwitThis
bu ...
anakmu pulang saat itu ...
ketika jingga menampakkan keperkasaan waktu ...
menjadi ringkas tanpa mu, bu ...
...
bu ...
adalah aku buah hatimu ...
sebab inilah airmataku ...
ketika aku pulang tanpa kemenangan ...
kusembunyikan tangan dibelakang ...
...
bu ...
petuahi sejenak kelemahan sebelum malam ...
waktu nafasku menggelepar dijantung kamar ...
aku serak ... berkarat ...
tersesat di negeri tanpa matahari ...
sembari menangis ...
aku terlupa menggilai dunia ...
...
bu ...
terlebih emosi yang menuntunku dewasa ...
menghisap habis nasehatmu ... satu persatu ...
...
inilah ketakberdayaan anakmu, bu ...
yang dahulu pernah menjadi penakluk senyum dan tawa ...
malah terasing dengan segenap kebodohannya ...
malah aku diam, sekarang ...
...
entah, bu ...
begitu lama aku hilang pikiran dan hati ...
begitu lama menganiaya perjalanan sunyi ...
aku sudah lupa belahan angin mana membawa ...
...
bu ...
adalah aku anakmu ...
(akan) kembali pulang ...
terima aku dipangkuan do'amu, bu

aku dan dengan segenap helaan nafasku

0 komentar
TwitThis


barangkali kepulan asap kematian ini milikku ...
kuhirup sejenak ...
lalu kuhembuskan sesaat sekarat ...
sekarat ketika rimbun tawa bahagia terbawa sayupnya mata  ...
...
kehilangan ini enggan kuterjemahkan lewat emosi ...
emosi yang kadung lama mengendap ...
mengembara di tiap-tiap lembah ...
lembah pagi, siang dan malam ...
sembari merenung di ngarai kematian yang berasap ...
...
seperti duka para pelayat ...
aku menangisi laguku ...

lantas ...
langkah siapakah yang akan menghantar waktu padaku ...
langkah siapakah yang berani merajam kenangan batu ...
ketika segenap helaan nafasku membeku ...
aku sekarat dengan sisa-sisa semangat ...
...
tanpa ruang kebijaksaan ...

aku menggigil dalam pikiran dan hati ...

ketika diam ingin kubungkam

0 komentar
TwitThis


bila ku mati  ...
seperti apa air wajah itu nanti, kekasih ...
ketika pesonamu kuhinakan dengan keyakinan ...
aku membakar aroma wangi masa lalu ...
sesatnya diamku menjelma bait-bait keringat ...
...
duhai, nafas kekasih hati ...
sungguh, sudut mata ini membatu …
sangat mengikat lelah kedua bibir ku pada kebisuan  …
begitu erat … begitu pekat …
sebab kini,  emosiku menyerupai srigala …
matikan aku nanti ...
seperti hening ini mengeluh ... mengaduh ...
padaku yang rapih kukemasi segenap airmata ...
seperti bahagia ... seperti hampa ...
seperti tawa ... seperti luka ...
tanpa bijaksana ...
tanpa dosa ...
tentang dunia ...
tentang manusia ...
tentang jiwa ...
tentang hati ...
tentang ... cin.. !!!
tentang ... ???
entahlah ...
aku terdiam ...
yang teramat ingin kubungkam ...
...
bila ku mati nanti ...
diamkan aku dipelupuk mahkota jingga, kekasih ...
yang kini sudah terlalu tua digerbang malam ...
ku ‘kan damai disana ...
menjejaki kenangan tua seusai diam itu kubungkam ...
...
hari ini …
waktu yang sama ketika duduk menjelang pagi …
tanpa kata …
cuma diam …
yang teramat ingin kubungkam ...

Senandung Kata Maaf

0 komentar
TwitThis
Senandung Kata Maaf



Berulang hanya sekedar mengulang rangkaian kata
Berucap dengan perasaan haru mengalir

Akankah maaf terucap menjawab

Ketika kesalahan itu terbuat

Aku hanya seseorang yang tak luput dari dosa

Mengharap maaf dari sebuah hilaf ku perbuat

Mengalir kata maaf bukan sekedar lisan terucap teruntai

Mengharap sebuah keikhlasan terwujud

Seiring hati mengiris sedih menjalani senandung maaf ini

Karena beban ini tak sanggup ku bawa hingga akhir hayat

Hanya pinta ku…”Maafkan Aku atas segala dosa Ku”....

MENANTI BIDADARI

0 komentar
TwitThis

MENANTI BIDADARI


Bulan Menaruh senyum manis malam ini kepada ku
Bintang pun tak mau kalah kedipkan sinar nya seolah merayu ku menemani malam ini
Tapi mengapa diri ini terasa hampa walau bintang dan bulan tebarkan pesonanya
Apakah aku salah mengharap bidadari ketika yang datang bulan dan bintang
Karena malam berganti malam bidadari ku tak kunjung datang
Sampai penantian ku di dera kejenuhan
Karena Harap tak berbalas jumpa oleh sosok diri mu di samping ku
Wahai bulan dan bintang bantu aku wujud kan bidadari ku hadir malam ini
Aku butuh selimut kasih dari dia penawar rasa rindu ini
Tapi entah mengapa bidadari ku tak kunjung datang
Apakah salah ku dalam langkah cinta ku merajut dengan bidadari
Ataukah bidadari ku menguji kesetian di ujung penantianku
Selepas Angin mendera Tubuh sejuk kan hati sejenak
Dan pikiran ini tak tahu selalu mengingat kisah di balik
semua yang terjadi di antara kita, semakin ku melupakan mu terasa semakin berat aku melepas mu
Oh Tuhan....
Sampai kapan rasa ini membelit dalam hati ku
Apakah ego ku mengharap kasih dia
Ataukah Hati ku tak bisa lepas dari belenggu cinta dia....
Kalau benar itu ada nya....
Hanya harap ku menanti takdir Mu menyatukan Aku dan Dia
Seperti layaknya Adam Dan Hawa Kau pisah kan Namun Takdir Mu Kau satu kan kembali dalam belaian cinta di antara nya...
Karena di antara Aku dan dia masih tersirat benang cinta namun Waktu dan takdir Mu belum menyatukan kita kembali......
Andai kan waktu dan takdir menyatukan kan ku sulam kembali benang cinta merajut kasih yang indah di antara kita..........

Di sebuah Persimpangan

0 komentar
TwitThis

PUISI 

Di sebuah Persimpangan

Pulang lah engkau wahai wanita yang di gandrungi kebimbangan
Ke tempat cahaya semesti nya engkau berada
Bukan tempat cahaya para nafsu menebarkan panas nya ambisi
Merubah kesulitan menjadi kemudahan tak bermoral
Karena semakin kau berpikir akan kemudahan itu
Hanyut di telan sudah derita yang kau bawah
Bersama aib dan sederet masalah di depan mu
Walau kau mudah mendapat nominal rupiah
Semudah desah nafas kau hembuskan
Seolah tak ada yang lebih mudah mendapatkan rupiah dengan cara ini
Tapi berpikirkah engkau tentang cahaya mu
Dia telah menangis diatas tingkah mu
Karena langkah yang tuju bukan awal yang indah
Jangan kau lanjutkan langkah diam itu
Bertahanlah untuk mencari titik terang dalam cahayamu
Hanya itu yang membuat cahaya kehormatan mu terjaga
Bersama hati, moral terbalut tanpa rasa hina menghantui

Puisi Rindu

0 komentar
TwitThis
rindu-kamu
rindu-kamu
Rindu Yang Terpendam…
saat hanya tatapan yang bisa kubiaskan untukmu
sesungguhnya kidung kerinduan ini ingin menyampaikan sebuah rasa padamu
meski kata terbatas pada keberanian untuk melafadz
mestinya sudahlah cukup buatmu bisa mengartikan rasa yang kupendam
saat kita duduk berdua
menatapi lembayung senja yang menjuntai
ada makna dalam setiap tarikan dan hembusan nafas…
ada harapan dalam degup jantung…
semua bernadzar kepadamu…

disini…
didadaku tersimpan harapan…
dihatiku bersemayam keinginan…
namun bagaimana kuharus sampaikan kepadamu jika setiap menatap wajahmu bibirku kelu…
bagaimana harus kuluahkan kejujuran atas rasa cinta dan rinduku
hasratku ingin membangun mahligai indah diatas titian ikrar…
rasaku inginkan kedamaian bersamamu…
rakit kecilku ingin bersandar disatu dermaga
dermaga nan asri tempat menambatkan penat jiwa dan hasrat hati
tak jemu kuberharap pada angin keikhlasan tuk mengiring rakitku bertemu dengan dermagamu..
seandainya rasaku ini sama dengan rasamu…
keindahan cinta dan rindu ini lakarkan dengan kecup hangat dikeningku…
karena sebenarnya hanya satu lafadz yang ingin kuluahkan dihadapanmu
“Aku Mencintaimu”
kuingin miliki dirimu seutuhnya tanpa harus berbagi….
_Lembayung Kelam_
Puisi Rindu
Segurat wajah sendu… Seuntai syair pilu…
Sepotong hati yang berbalut rindu..
Rindukan hadirmu, rindukan senyummu..
Tuhan di Surga.. trimakasih tlah kau Kirim
Dia yang sangat berarti
Untuk hidupku
Dia pelangi hatiku, warnai hariku…
Sepotong asa didada untuk tetap ada, takkan sirna
Kini… nanti… dan sepanjang masa.
Puisi Rindu
Awalnya ku tak sungguh2 mnyukaimu
kemudian sedikit demi sedikit
Ku mulai mnyayangimu
Tapi kini kau seperti
Semkin terasa jauh dariku
Tak tahu ku kenapa begitu
Seperti daun yang tertiup angin
Entah sanggup ku raih entah tidak
Aku merindukanmu
Sangat amat merindukanmu
Aku hanya bisa menuliskannya pada Selembar kertas putih yang bersih
Betapa ku merindukanmu
seperti ratusan liter air yang berada di pantai
seperti itulah rinduku padamu
Puisi Rindu
Hari-hari ku sepi dan sunyi
Hanyalah kerinduan yang begitu mendalam kurasakan padamu
Saat aku hanya sanggup meneteskan air mata
Saat aku hanya sanggup tuk terdiam dan terkatub
Aku telah menahan rindu ini kasih
Bilakah kita bersua...............

Pamit Pergi

0 komentar
TwitThis
Kemudian kau cium tanganku,tanda perpisahan Ucapmu
Aku diam, hanya saja air mata menyelinap
Membawa tangisku yang membuncah
Pelan, aku menangisimu kali terahir
Dan janurmu melengkung di perempatan jalan
(Dengan yang lain).

Aku pergi ke ujung dunia dengan sampan
Akan ku singgahi dunia, matahari, dan,,,
Tentu saja rumahmu di puncak sana
Di dekat batu hiu itu semakin mendinginkan
Dan perasaanku saat kau bukakan pintu

Say,
   Ijinkan aku pergi
ke ujung dunia dengan sampan
Dengan jasadku yang pucat tanpa aliran darah
dan tanpa detak jantung lagi
Berbalut kain kafan...

Cinta Sejati

0 komentar
TwitThis
Kisah Cinta Sejati – Dalam cinta pastinya banyak sekali kenangan-kenangan baru tentang Cinta baik yang bahagia maupun duka yang nantinya bisa menjadi Kisah Cinta Sejati.
Cinta Love
Cinta Love

Selembut hembusan angin soreku
yang setia menemaniku
menemani rasa kesepianku
aku sepi…………….
aku sendiri…………..
dan aku sedih……….
bgitu indah cerita cinta yang kita jalani sewaktu bersama
bahkan aku tak akan pernah melihat setitik kesalahan dari kamu……….
walaupun itu kamu lakukan terhadapku…………
tak masalah bagiku………
begitu besarkah kau mencintaiku.
sekarang……..
sekarang……..
Allah bahkan memisahkanku dengan hal yang paling aku cintai
mungkin sudah saatnya kesetian aku dan kamu sedang diuji
apa emang iya kita sedang diuji?
kalu iya sampai kapan
aku dan kamu bisa bertemu
yakin
yakin
aku yakin
sejauh apapun kamu
aku tetap menantimu
ku harap kamu kembali sayangku
aku mencintaimu

Puisi Kehidupan

0 komentar
TwitThis
untuk hidup.. segala’a harus di lakukan…
untuk hidup.. kufikirkan apa yang terbaik…
untuk hidup.. aku mencoba untuk selalu sabar…
untuk hidup.. kuingin ada org yg selalu bsa jdi segala’a untukku…
untuk hidup.. kucari kebahagiaan yg sulit untuk di dapat…
untuk hidup.. aku mencoba merubah apa yang ada…
untuk hidup.. aku tersenyum…
untuk hidup.. aku mengalah…
untuk hidup.. aku menutup diri…
untuk hidup.. aku menangis…
untuk hidup aku tertawa…
untuk hidup aku berjalan dan berlari…
karena hidup ini membuatku berfikir apa yang akan terjadi bila aku hanya berdiam diri… ^_^ 

Maap…memang aku tak sempurna…..

0 komentar
TwitThis
Tak ada manusia yang sempurna di muka bumi ini..begitu juga aku ingin , mengatakan aku ini manusia biasa yang tak punya kelebihan apa apa…….
Aku hanyalah sosok yang kebetulan saja hadir di tengah galaunya hatimu….~~~
Denganmu aku bisa berbagi sgala yang ad di tindak laku diriku yang sesungguhanya….
denganmu aku bisa tertawa,

menangis, hingga pudarkan semua asa yang ada..
kau adalah merpati putihku..kan ku jaga engkau dengan segala kekuranganku…

esok atau lusa bila aku berbuat salah padamu…
maapkan aku,,,,,!!!!
karna aku hanya manusia biasa…… ^_^

Puisi Perjalanan

0 komentar
TwitThis
Terbang dengan merentang kedua sayap membujur diantara hembusan angin yang menerpa,sesekali mengepak sayap memacu bersama tiupan angin, melayang-layang di bentangan alam. Bulu-bulunya begitu halus,sehalus kain sutra, seindah bintang di langit yang memancarkan kemilauan cahaya. Kepakan sayapnya membelah rintangan yang menghadangnya, mengarungi lautan kebebasan, melesat laksana anak panah yang terlepas dari busur, melintasi jazirah alam. Sayap kanan di sanggga oleh tulang-tulang dilapisi kulit yang indah sehingga di gelari Keagungan, sedangkan sayap kiri ikut menopang untuk menjaga keseimbangan dan diberi nama Kebenaran
Membongkar sendi-sendi yang telah diletakan
Perjalanan telah menghantar
Ke depan pintu pengertian
Putaran bumi yang diikuti
Menuntun ke tempat bersarangnya pengetahuan
Yang telah dibalut
dengan lapisan tipis
Yang terukir pada dinding
Dan terpahatkan pada tembok
Dan menjadi mahkota di kepala
Tempat terang terbenam
Belum cukup menjadi persinggahan
Tetesan embun pagi belum cukup mengenyangkan
Liang yang di gali menjadi tempat menimbun
Saat petang datang menghampiri di penghabisan usia, dan mengunjungi di ujung tarikan nafas
Akan kamu berlari menyelamatkan
Akan kamu menyembunyikan
Menyisiri pesisir pantai melepaskan kegirangan dengan bermain bersama ombak yang bergulung-gulung bagaikan gerombolan anak rusa yang turun dari pegunungan, deburan ombak terasa akrab bagaikan saudaranya.
Masuklah ke dalam lautan dunia ini agar dapat melihat dasarnya
Hingga cukup ringan muncul ke atas
Pandanglah alam ini…
Jangan membawa masuk melainkan keluar
Lepaskan ikatan
Agar menjadi bagiannya
Tak terasa telah terbang ,melakukan maneuver dengan kelincahan sayap-sayapnya ,langit turut gembira menyasikkan kemahiran, nafas bumi dam sepoi angin turut membantu gerakannya,putaran bumi telah melewati separoh hari, saat itu cakrawala memperlihatkan wajahnya dengan rona kejinggahan di ufuk barat, mengisyaratkan segera pulang menuju tempat yang menjadi perlindungan di waktu malam
Perjalanan pulang ke batas perpisahan di iringi senyum kemerahan di kaki perbatasan
Berjubah kelabu,menyertai kepergian dan terbaring dalam pangkuan kaki bumi
Pasukan malam menyambut penuh girang menghias malam di setiap lipatan langit
Dari punggung gunung lolongan anak serigala membelah kesunyian
sampai menyusup belahan dinding pegunangan hingga lenyap di dasar lembah
Memberikan kabut sebagai selimut malam mendampingi saat terbuai dalam tidur
Datang berselubung kelam
Membungkus lapisan langit dalam halimun
Tak akam beranjak
Sebelum embun diatas daun meninggalkan jejak diatas permukaan bumi
Dari situ, berdiri diantara gunung-gunung dengan wajah yang berseri-seri, dari raut mukanya memancarkan garis sinar kemerahan menyapu ke gugusan pegunungan, sementara itu berkas cahaya naik ke atas mengikuti sumbu bumi, bergerak terus ke atas menuju telaga ,percikan air dari telaga memecah keheningan hingga ke dinding tebing,walaupun kabut di sekeliling telaga belum beranjak dari permukaan ,hembusan angin dari cela gunung memisahkan kabut dari telaga, saat itu cahaya menembus celah tebing meluluhkan kebekuan kabut agar segera menghilang.
Benih yang jatuh di pinggir jalan tak akan sia-sia
Disitu ada kekuatan yang tumbuh
Bersatu pada bagian dalam dengan bagian luar
Disitu tidak ada lagi yang lain
Karena bagian dalam dan bagian yang luar menyatu
Semua itu dalam keadaan nyata dan sadar
Itulah keindahan yang paling indah
Bergerak mengikuti dorongan kekuatan cahaya
Berjalan mengikuti keinginan akan cintatidak dapat di jaring oleh pikiran ataupun di jerat oleh ungkapan, akan tetapi dapat menggerakan, memainkan melodi indah , gerakan ini menimbulkan gelombang yang akan megeluarkan hasrat untuk melihat keindahan, dan menghasilkan percikan api yang menghidupkan semangat dan menerima kenyataan ini dalam kesederhanaan.Kenallah dalam kesederhanaanya, sebab dengan demikian akan mengajari untuk memeluk keindahan yang tidak memiliki batas, masuk dengan jiwa suci dan tinggal disitu hingga dorongan perasaan akan menangkap makna kebenaran yang di rasakan dan membawa pergi dalam kekuatan yang akan tumbuh terus dan tak akan pernah mati,karna memiliki kekuatan yang tak terbatas,tak termakan oleh waktu,wajahnya akan berubah-ubah,akan tetapi meliki jalan sendiri untuk menyatatakan dan memberi warna yang lahir dari ketulusan jiwa, , apa yang ada di sana adalah apa yang ada di sini, tidak pergi kesana untuk di bawa kemari melainkan , beranjak dari sini,saat ini juga,apa yang ada didalam jauh lebih besar dari apa yang pernah dibayangkan karna tidak dapat ditulis,ataupun diukir dalam kata-kata, apa yang di dalam membuka gerbang pengetahuan untuk melihat semuanya dan tidak meninggalkan seorang diri di dalam dunia ini,akan tetapi menemani dalam segala wujud,demikian wujud yang di dalam akan bergerak mengikuti cahaya,dunia tidak dapat mengenalnya karna tidak berasal dari dunia ini melainkan dari dalam, dunia tidak dapat melihatnya karna kabut menutupi penghihatan,dunia tidak dapat menerima wujudnya karena dunia ada seperti lembaran kain yang terbentang ..
Sudah ada sebelum dunia ini diciptakan
Memanggil sejak dalam kandungan
Memberi wujud dalam kehidupan
tidak memberi dan tidak juga mengambil
tidak memiliki satu warna namun mewakili semua warna dan pengejewantahan di dalam kehidupan
Agar memiliki makna, memiliki arti
Tidak memiliki motif
Satu-satunya keinginan adalah menjadi dirinya apa-adanya
Sebab tempatnya kekal
rumahnya abadi..... add my facebook :  Click here

Aku Akan Bersama Mu Angan

0 komentar
TwitThis
Ketika ku berjalan dalam lambatnya langkah
Terusik ku dengan segenap risau pikiran
Melangkah tak pasti ku dapati
Bersama asa yang kian tak menentu

Di manakah dia segenap angan yang ku cari
jauh langkah ku selusuri
Letih ku mencari.......

Apa dia bersembunyi di balik impian
Berselubung di hati ini
Apakah kebodohanku tidak mengetahui keberadaannya

Tak ada sedikit pun aku mengeluh akan diri ini
Tapi nasib ini menuntut ku menggapai angan
Merubah Angan gapai impian

Hingga aku tak lagi sibuk mencari keberadaan nya
Karena dia hadir menyambut tekad untuk berubah
Tak ada putus asa menghalangi
walau rintang menusuk langkah menuju angan...

Angan aku akan membelai mu indah dengan segala
Daya upaya ku
Walau perih , sakit ku rasa kan untuk mewujudkan mu..

Hanya Ada Kamu..??

0 komentar
TwitThis
Bermain dalam cermin hati..

Berhias dalam jendela hati..

Tertanam pintu hati yang membuka aura hati..

Ada satu pilihan,..

Ketika hati sudah tak sanggup lagi bercabang..

Hanya satu tangkai

Yang akan membuat hati ini semakin yakin untuk memiliki nya..

Dan itu semua terwujud dalam sosok diri mu,

Dan ku pilih kau sebagai pendamping hidup..

Cinta Mu Sangat Berarti

0 komentar
TwitThis
Berteduh cintamu dalam hatiku,
Bersemayam dalam kalbu
Tak pudar oleh cahaya hati yang lain,
Kan ku jaga cinta mu
Dan ku biarkan cintamu bertatah dalam hati ku,
Dan terlukis dalam permadani hatiku ,
Karena cinta....
Bagaikan cahaya terang yang tak padam
Walau di terpa hembusan angin
Dan akan abadi , kekal selama nya dalam hati hidup ini

Puisi (Cahaya Bulan).

0 komentar
TwitThis
Akhirnya semua akan tiba pada suatu hari yang biasa,
pada suatu ketika yang telah lama kita ketahui,
meminta ku minum susu dan tidur yang lelap,
sambil membenarkan letak leher kemeja ku,
kabut tipis pun turun pelan-pelan di lembah kasih lembah pandalawangi,
kau dan aku tegak berdiri
melihat hutan-hutan yang menjadi suram
meresapi belaian angin yang menjadi dingin.
Apakah kau masih membelai ku semesra dahulu
ketika ku dekap, kau dekaplah lebih mesra lebih dekat.
Apakah kau masih berkata "ku dengar detak jantung mu"..
kita begitu berbeda dalam semua
kecuali dalam "cinta"..

Silahkan Tnggalkan Komentar Anda

 

Tentang saya

Easy Blog Trick

Twitter Blog Templates © Copyright by Catatan Bang Goeltom | Template by BloggerTemplates | Blog Trick at Blog-HowToTricks